krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Perjuangan Kartini

Leave a comment

Sudah pukul 03.00 dini hari, dan belum ngantuk, lalu muncul keinginan belajar menulis

Selama ini saya hanya mengetahui Kartini adalah pejuang bagi kaum wanita yang memperjuangkan hak-hak wanita yang pada saat itu belum terpenuhi. Dan kemudian disebut emansipasi.

Dan saya membaca salah satu kolom harian dari Kota Pelajar tertanggal 19 April 2012 mengenai Kartini, saya menemukan kalimat ini :

Kartini duwe gagasan, bocah wadon kui ora beda karo bocah lanang babagan hak pendhidhikan. Apa meneh bocah wadon kui calon biyung, saengga kudu duwe kapinteran kanggo sangu mulang anak-anake

Dari situ saya (baru) mengetahui bahwa perjuangan yang diperjuangkan Kartini pada saat itu salah satunya adalah perjuangan kesetaraan hak pendidikan sehingga perempuan memperoleh hak pendidikan yang sama dengan laki-laki. Bukan perjuangan emansipasi dalam segala hal yang dianggap oleh kebayakan orang, termasuk saya. Pendidikan adalah penting buat seorang calon ibu serta pentingnya pendidikan untuk perempuan adalah supaya tidak mudah dibodohi.

Menurut saya bagaimanapun juga perempuan dan laki-laki tidak dapat disetarakan dalam segala aspek. Perjuangan Kartini pada masanya adalah perjuangan untuk membuat perempuan dapat membaca dan menulis yang artinya adalah perjuangan untuk memperoleh pendidikan.

Setinggi apapun pendidikan perempuan, sepintar apapun perempuan tanggung jawab utamanya adalah mendidik anak-anaknya. Kesetaraan bukan alasan perempuan untuk meninggalkan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu dan kemudian mencari kekuasaan, ketenaran dan atau uang sebanyak-banyaknya. Karena yang terjadi kebanyakan saat ini adalah perempuan yang agak kebablasan menjalankan salah satu perannya dari multiperannya (sebagai istri, ibu dan mengembangkan dirinya sendiri). Emansipasi dijadikan alasan untuk tidak menjalankan tugas utamanya sebagai ibu dari anak-anaknya. Jika hal itu terjadi, itu bukan emansipasi tapi lebih kepada ambisi.

Bolehlah kita (perempuan) menjadi pribadi yang tangguh dan cerdas asal tetap bertanggung jawab terhadap tugas utamanya sebagai seorang perempuan. Karena perempuan memang spesial diciptakan oleh Tuhan dengan kodratnya yang akan menjadi istri bagi suami dan ibu bagi anak- anaknya.

Terima kasih Kartini..

Selamat Hari Kartini !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s