krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

beberapa style duduk dalam arung jeram

4 Comments

Duduk di perahu karet sebenarnya tidak ada aturan mutlak, karena tergantung dari rasa keseimbangan dan kenyamanan yang dipunyai oleh tiap awak perahu.

Ini adalah beberapa style duduk ketika berarung jeram yang saya ketahui dan berhubung  saya agak-agak lupa, correct me if I’m wrong 🙂

a) Cowboys Style

Posisi mendayung ini dilakukan dengan cara duduk ditabung perahu dan posisi kaki direnggangkan untuk menjepit tabung yang berfungsi menjaga keseimbangan tubuh diperahu. Kelemahan duduk di posisi ini adalah kaki yang ada diluar perahu bisa berakibat fatal karena sebagian anggota tubuh kita berada diluar yang bisa terbentur dengan stopper ataupun tebing yang ada disekitar sungai tersebut. Maka dari itu cowboy style biasanya (paling cocok) diperagakan hanya pada arus yang tenang. Teknik ini berasal dari Amerika karena pada waktu itu perahu yang digunakan adalah perahu karet jenis LCR yang tidak ada toward.

perahu LCR

LCR

b) Ladies style/ Nantahala style.

Nantahala style berasal dari Amerika. Posisi ini digunakan dimana kedua kaki berada didalam perahu dan biasanya ujung kaki diselipkan pada tempat yang telah disediakan. Posisi ini seperti seorang perempuan membonceng sepeda motor, kedua kaki masuk kebagian dalam perahu. Untuk mendayung agar perahu bergerak, tetapi jika memang dibutuhkan kecepatan tambahan maka gagang dayung dimasukkan kedalam air dan dikayuh dengan sekuat tenaga,seluruh otot perut dan lengan dikerahkan untuk mendapatkan tenaga yang optimal dan efektif. Posisi itu sangat nyaman karena jauh dari benturan batu atau tebing.

Tim Borang

Posisi ini paling banyak dikenal dan diperkenalkan di kalangan rafter, peserta fun rafting serta operator arung jeram. Ini adalah posisi duduk yang saya kenal pertama kali ketika belajar arung jeram.

Ada modifikasi posisi duduk dari gaya ini, seperti pada gambar :

perhatikan posisi duduk anak2 ini

Setahu saya style ini banyak digunakan oleh atlet-atlet dari Jawa Barat salah satunya adalah Kapinis.

Salah satu kaki diselipkan di toward dan kaki satunya lagi dilipat didepan (posisi sila) dan diduduki. Stlye ini menurut saya rentan jatuh di arus yang besar (banyak standing wave dan hole) apabila si pendayung tidak memiliki posisi kuda-kuda yang kuat. Keunggulan teknik duduk ini adalah si pendayung dapat mendayung maksimal karena jangkauan dayungnya besar (lebih besar daripada Nantahala style yang pertama) terlebih lagi si pendayung memiliki power kuat dan ritme dayung yang cepat. Dan style ini membuat pendayung mudah bermanuver (melakukan dayung tarik, tolak, pancung, dsb).

c) Canoeing Style

Style ini berasal dari Jepang. Pada waktu itu atlet-atlet arung jeram Jepang berasal dari atlet canoe.  Teknik dayung ini adalah teknik duduk kedua yang saya tahu setelah mengikuti beberapa kejuaraan arung jeram.

Posisi mendayung ini dilakukan dengan cara duduk di toward dan posisi kaki direnggangkan untuk menjepit toward. Kaki depan diselipkan di toward depannya supaya tidak mudah jatuh ketika terkena hentakan jeram ataupun menabrak tebing. Posisi kaki belakang disesuaikan untuk kenyamanan si pendayung.

Tim Gerhana dalam Ciberang Open 2011

perhatikan posisi duduk pendayung kiri tengah :p

Keunggulan posisi ini adalah, si pendayung dapat mendayung maksimal karena memiliki jangkauan dayung yang lebar  sehingga sangat efektif untuk forward stroke. Keunggulan lain adalah, si pendayung tidak mudah jatuh dari perahu karena posisi badannya yang menghadap ke dalam perahu ketika mendayung. Sedangkan kelemahan posisi ini adalah sulit melakukan dayungan lain selain dayungan maju dan tarik (pancung) karena badan sulit memutar dan berpindah tempat. Posisi ini sangat cocok untuk pendayung tengah yang bertugas sebagai motor perahu.

Jika menggunakan style ini, maka untuk mengendalikan perahu awak mengurangi dan menambah power dayungan. Dan kendali perahu lebih banyak dilakukan oleh skipper.

4. Asmat style.

Berdasakan hasil pembicaraan yang saya lakukan dengan salah seorang maestro, Kang Wawan, arung jeram Indonesia, style ini diperkenalkan pertama kali oleh Arus Liar dan arus liar mendapat applause luar biasa ketika menggunakan style ini di kancah Internasional (saya lupa kejuaraannya apa).

Cara mendayung ini adalah dengan berdiri. Pendayung berdiri dengan menghadap ke bagian luar perahu. Perlu keseimbangan yang luar biasa untuk style yang satu ini karena ketika mendayung sambil berdiri sangatlah sulit.

Tidak banyak yang saya ketahui mengenai posisi ini karena saya pernah mempraktekkan beberapa kali tetapi saya tidak banyak mengetahui plus minus posisi ini.

ps. gambar menyusul secepatnya :p

4 thoughts on “beberapa style duduk dalam arung jeram

  1. aktivis beraksi……

  2. weleh..nek aku biyasane goyang goyang style jee… ^^ v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s