krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Game of Thrones

1 Comment

Picture from google

Kali ini saya akan bercerita mengenai sebuah films yang berjudul Game of Thrones yang untuk selanjutnay akan disebut GoT. GoT adalah  film ber-genre fantasy yang diadaptasi dari novel karangan George RR Martin. Setting ceritanya mirip dengan Lord of The Rings akan tetapi tidak ada mahkluk-mahkluk aneh seperti elves, draws, goblin dll, meski ada juga makhluk aneh semacam zombie yang disebut White Walkers ataupun naga2 kecil yang masih imut2. Saya belum pernah membaca novelnya dan langsung melihat filemnya mulai dari season 1 hingga season 2.  Katanya (karena saya belum baru mengenal George RR Martin) GoT merupakan bagian dari seri yang disebut A Song of Fire and Ice yang terdiri dari 7 seri dan baru selesai ditulis hingga seri ke 5 dan baru difilm kan oleh HBO hingga season 2 yang artinya difilmkan baru 2 buku dan sekarang sedang proses shooting season 3.

Saya mengenal film ini secara tidak sengaja dari seorang teman. Pertama melihat film GoT saya terkejut, karena banyak adegan berdarah-darah, anggota badan (kepala, jari, tangan, dsb) terpenggal, dan jalan cerita yang menurut saya agak “njlimet”. Banyak sekali tokoh-tokoh yang ada dan saling berkaitan satu dengan lain. Film ini bercerita mengenai sebuah kerajaan, The Seven Kingdoms, yang ditinggal mati oleh rajanya (King Robert) karena konspirasi dari ratunya sendiri sehingga terjadilah perebutan kekeuasaan di antara kerajaan-kerajaan kecil (klan-klan lain). Film ini penuh tidak melulu perang, yang lebih dominan adalah adanya perang intrik-intrik politik antar tokoh, tipu menipu. Ceritanya menarik, tidak terduga dan berjalan sangat cepat.  Tidak seperti kebanyaka film-film lain yang tokoh utamanya menang heroic, di sini tokoh protagonist (Ned Stark) mati dan yang “mampu bermain” lah yang mampu bertahan hidup.

Cara George Martin menceritakan kisahnya juga cukup unik. Kita melihat kisahnya dari sudut pandang beberapa tokoh dalam cerita sehingga terkadang sebuah peristiwa yang sama bisa memiliki warna yang berbeda tergantung dilihat dari tokoh yang mana. Sehingga tokoh protagonist sekaligus bisa menjadi antagonist disudut pandang yang berbeda , begitu juga sebaliknya.

Konsep cerita film ini cukup kelam, karena dari sudut pandang moral menurut saya sangat menyedihkan. Di film GoT dan A Clash of Kings banyak sekali payudara bertebaran. Entah apa yang ada di benak George Martin, sehingga menggambarkan perempuan sedemikain rupa. Bahkan salah satu tokohnya yang bernama Queen Cersei Lannister mengatakan bahwa selain air mata, masih ada senjata wanita yang lain yaitu yang terdapat di antara ke-dua pahanya. Oh, Damn!!

Films ini (dan juga novelnya tentunya meski saya belum membacanya) tidak cocok untuk anak-anak karena cukup vulgar. Belum lagi menceritakan isu incest dan hubungan sesama jenis secara jelas dan kontroversial.

Menurut saya, films ini sangat menarik (dibalik hal-hal vulgar dan kontroversial yang ditampilkan) dari segi cerita dan tidak membosankan. Alur ceritanya tak terduga. Dan saya sedang menunggu filmnya untuk season 3 (A Storm of Swords). Dan saya berharap George Martin tetap sehat walafiat hingga buku ini selesai mengingat beliau sudah lanjut usia :(. Karena jika menunggu films selesai dibuat, saya tidak tahu akan manghabiskan berapa tahun dan para pemain getting old.

Judul ke-5 Novelnya:

  1. A Game of Thrones
  2. A Clash of Kings
  3. A Strom of Swords
  4. A Feast for Crows
  5. A Dance With Dragons
Download Link to the Novels click here
ps. Sayang sekali, novel ini belum ada yang versi Bahasa Indonesia. Sehingga saya masih enggan membaca novelnya (bahasa Inggris).

[Wirogunan, tenth of July – nine past three p.m.]

One thought on “Game of Thrones

  1. Hi, reviewmu bagus sekali. GoT memang cerita yang complicated dan banyak adegan yang cocok buat Adult. No Child. Apalagi adatnya bangsa Dothraki pas waktu pernikahannya Daenaerys dengan Drogo. Sangat… yahh, tau sendiri lah. Baydewey aku belum liat serial tv nya, mungkin nanti jika kuota memenuhi hehe. Novel pertamanya A Song of Ice and Fire udah diterjemahin sama @fantasiousID dan ini saya lagi baca buku bantalnya, secara 900 halaman lebih ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s