krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Kartu Pos Kali Ini (Cukup) Sentimentil

Leave a comment

Usahamu untuk menjadi romantis berhasil. Selamat 🙂
Kamu memang romantis dalam hal ini, harus diakui. Mengirim kartu pos secara rutin atau ketika sedang berpergian dan mengirim kartu pos dari setiap tempat yang dikunjungi itu romantis. Buat para lelaki, ini bisa dicoba.

Mengirim kartu pos itu old school, dan kamu banget.

Seluruh kartupos darimu menanyakan kabarku, hal itu bisa saja kamu tanyakan langsung dengan cara lebih cepat dan mudah melalui WA, email, FB atau teknologi lain yang lebih canggih. Tapi kamu memilih menggunakan kartu pos, dengan kemungkinan tidak kubalas.
Ini adalah kartu pos kesekian yang aku terima, bahkan aku sudah lupa berapa banyak jumlahnya. Dan isi kartu pos di awal tahun ini berbeda dari yang sudah, (agak) sentimentil. Aku tau, kamu mengirimkannya setelah obrolan kita di suatu cafe, di Jogja tengah malam itu, yang artinya kamu sudah melanggar kesepakatan.


Senang menerima kartu pos, sekaligus sedih – mengingat apa yang sudah terjadi.

Untuk semua kartu pos yang sudah ditujukan kepadaku, terima kasih.

Jalan Biak, 11 Januari 2016  – 19.44WIB
Backsound Galantis-Runaway 

Author: LR

mari bereksperimen dengan remahan kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s