krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

20 Mei 2016

Leave a comment

Apa yang sebaiknya dilakukan jika semalaman g bisa tidur?

Hemmmm, berusaha tidur.
Caranya? Matikan lampu, tarik selimut, jauhkan gadget dan merem. Hasilnya tidur sebentar dan 1 jam kemudian kebangun, tidur lagi, kebangun lagi, begitu siklus malam ini. Lol

Dan akhirnya menyerah di jam 5 pagi. Aturan ini panggilan buat solat subuh, tapi karena satu dan lain hal g bisa ☹️

Kontemplasi, berat deh. Semacam berpikir.😴

kontemplasi/kon·tem·pla·si/ /kontémplasi/ n renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh; -> KBBI

Kontemplasi itu harusnya mulai dari, kamu sudah ngapain aja? Sekarang ngapain? Kemudian tujuannya kemana? Pertanyaan ketiga nganu, uhmmmm nganu 😑

Jaman sudah berubah kisanak.  G cuman jaman. Sayapun ikut berubah 😎

Karena sepagian g bisa tidur, akhirnya buka2 timeline twitter sendiri (sudah hampir lupa kalau di dunia ini ada yang namanya twitter)

Baca timeline, tarik mundur kebelakang

2012 sampai 2014 awal->
Bisa dibilang tahun terbaik, ngajar di dusun, sinyal susah, akses jalanan susah, susah kemana2, tapi merasa menjadi lebih positive. Bermanfaat gitu. Hohohohooo

Hal ini terlihat dari postingan2 yang saya rasa bermutu (baca hepi) di twitter dan juga cerita-cerita yang dibagi di blog yang lebih berbobot 💪

Akhir 2014 -> sampai sekarang ->
Mulai ngaco, ambil keputusan2 gila, kebanyakan posting random.
Menguapnya energi positive, lebih banyak menyerap energi negative jadinya kurang intuitif  (yes, sajaknya uda aaa)

Kurang pikinik? Enggak juga . Kurang selo sih iya. Sekarang kebanyakan mikir tentang kerjaan, web, update seputar dunia IT (baca apps) -> Jakarta dan kekinian banget g sih.

Mei  tahun ini saya jalan2 ke Bali
Mei tahun lalu keliling Sulawesi
Mei sebelumnya lagi baru mulai kerja di Jakarta
Mei sebelumnya lagi di dusun, Buttutala

Kalau dulu (pas di Jogja), liat pertunjukan seni sebulan sekali, ngobrol tentang film, buku, dan kehidupan seminggu sekali.

Kalau boleh balik, rasanya pengen balik ke Mei 3 tahun lalu, atau 8 tahun lalu (ini pas jaman kuliah). Kangen Jogja, kangen rumah, kangen dimana g perlu mikir banyak dan macem-macem.

Tanda-tanda sudah mulai berumur. Kangen ini itu dan merasa banyak pengalaman, yang diceritakan pengalamannya.

Orang muda itu memang minim pengalaman, maka dari itu ia tidak menawarkan masa lalu. Mereka menawarkan masa depan,” (ABW, 2014)

Oke, kesimpulannya saya kurang selo, perlu banyak baca buku. Baca novel pop, baca sastra, baca puisi kalau perlu.

Mei tahun depan dimana ya ??? *wondering

Author: LR

mari bereksperimen dengan remahan kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s