krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Tips Amatir – Foto Produk untuk Web

Leave a comment

Ini tips dari seorang amatir (saya) yang baru belajar photoshop kemarin sore.
Kenapa ditulis di sini ? Biar g lupa aja. Karena saya agak pelupa.

Well, kitatimba sudah beberapa kali ganti foto produk. Mulai dari foto yang kecil dengan bentuk square berukuran 2000 x 2000 px menggunakan background putih sampai ubah size jadi segeda gaban.

Ternyata penggunaan background putih buat produk craft yang barangnya kecil-kecil seperti produk saya itu kurang tepat. Kenapa kurang tepat ?

  1. Proporsi image dan background g imbang. Jadi size image 2000 x 2000 px lalu gambarnya dipepetin hampir menuhin semuanya, jadi kaya raksasa.
  2. G ada shadow, jadi dengan gambar segede gaban, latar putih tanpa shadow kemudian template yang putih semua membuat gambar dan keterangan produk tampak melayang-layang, aneh dan tidak rapi.
  3. Kemampuan photoshop yang amat sangat pas pasan. Terus terang taste nya jelek. Jadi gambarnya kacrut dah.
  4. Meski sudah pake studio mini, pencahayaaan oke, kamera dslr yang kece sekalipun kalau proses editingnya kacau, ya kacau gambarnya. Trust me.
  5. Pilihan template, jadi sesuaikan pilihan template dengan
150906170615_cubejong_ori

Ini salah satu contohnya

Foto di atas tampak baik-baik saja di blog, tapi kalau sudah masuk web, jadinya aneh. Ingat, sesuaikan pilihan template web dengan fotonya. Jadi memang g boleh ngasal banget.

Setelah seringnya liat-liat web orang dan web client. Akhirnya nyoba -nyoba sendiri. Mulai dari nyoba size yang dirasa paling pas dengan web sendiri, dan nyoba pake background warna apa, akhirnya sekarang pake aturan ini :

  1. Size file width 1200px dan height 900px, kenapa g lagi square?? Kembali ke template yang dipakai dan selera.
  2. Background color abu-abu muda dengan kode warna #f0f0f0, RGB value is (240,240,240). Kenapa itu ? ini selera dan terus terang ngasal, biar kodenya gampang diinget aja. As simple as that :p
    Satu lagi alasan kenapa background bukan putih? karena template web sudah putih, dengan adanya background yang beda warna membuat batasan pada setiap image. Jadinya ada kotak-kotaknya, dan kotak-kotak dengan ukuran yang sama akan membuat tampak lebih rapi. Yes, batasan yang jelas  membuat rapi ternyata. Hahhhaaaa
  3. Bikin grid di photoshop. Ini penting. Saya baru menyadari pentingnya grid setelah berkali-kali melihat designer saya membuat design web menggunakan grid (or whatever you named it). Garis-garis ini akan membantu menyamakan ukuran image satu dengan yang lainnya. Jadi g ada yang terlalu besar ataupun terlalu kecil 🙂
    photoshop-timba

    Kurang lebih gini lah ya

    Yang dipake :

    • 2 layer saja
    • Ctrl + t
    • Magic wand tool
    • Lasso tool
    • Eraser 
    • Bucket tool

Tools lainnya belum tau cara pakenya

Apakah perlu kamera bagus? Pilihan sih, kalau ada yang bagus why not. Foto web saya menggunakan kamera poket Nikon p310 yang umurnya uda 2 tahun lebih. Tapi ada juga yang pakai iphone 5.

Apakah perlu studio mini? kalau misal ada kenapa tidak. Tapi kalau g ada yang penting pencahayaan bagus. Beberapa foto produk web saya edit dari foto yang diambil di pantai. Dan karena background g  putih (latar pantai, pasir dll) maka editnya setengah mati. saya perlu 1 jam buat edit 1 foto (kemampuan masih pas-pasan).

after-before

Before – after : ngedit ginian 1 jam

Jadi suggestnya kalau g punya studio mini setidaknya bisa pake kertas HVS putih buat latar, biar ngeditnya g susah-susah amat. Pake lampu kamar ditambah lampu belajar (jika ada) sudah cukup.

Apakah perlu instal photoshop? Kalau PC nya mampu why not. PC saya tidak mampu, jadinya pake photoshop portable saja. Karena perlunya g banyak juga. Hahahaha

Design, gambar, foto  atau hal-hal yang dilihat mata itu subjektif, jadi setiap orang punya penilaian dan sudut pandang sendiri. Ga hitam putih, benar salah kaya soal matematika. So, terus mencoba dan bikin versi terbaik sendiri 🙂

Intinya, kalau modal buat bayar designer, atau bujuk temen yang jago design g cukup, harus mau belajar dari para suhu. Huahahahaahahaaa

Thank to Ratri dan Oye  yang menerima konsultasi photoshop geje di jam-jam gak jelas :p

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s