krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Perlunya Tidak Perlu Banyak Mikir

Leave a comment

Salah satu perbedaan anak kecil dan orang dewasa adalah anak kecil tidak banyak berpikir ketika melakukan sesuatu. Just do it. Melakukan apa yang disukai dan yakin.

Teori ngawur ini saya dapat ketika saya main Smart Balance Wheel (semacam ninebot itu, g tau nama pasarannya). Saya melihat banyak anak kecil memainkan dengan mudah mainan ini. Penasaran dong, kepengen nyoba. Akhirnya ketika ikut acaranya Magic, ada salah satu peserta yang bawa mainan ini. Tentunya saya nyoba dong, kapan lagi. Hehehe.

Awalnya pas coba mainan ini, susah sekali berdiri di atasnya. Goyang terus, susah seimbang. Ternyata itu karena saya kebanyakan berpikir. Khawatir kalau jatuh bagaimana, was-was, takut tidak bisa berdiri di atasnya. Pikiran semacam itu mengganggu bagian-bagian tubuh yang lain untuk bekerja sama dalam menciptakan keseimbangan. Cieeee.

Setelah, 10 menit saya berusaha dan berpikir serta tidak berhasil, saya pun nekat naik tanpa dipegangin. Dan saya bisa langsung bisa berdiri, untuk menggerakkanya saya merasa harus tenang, tidak banyak berpikir. Ketika saya banyak berpikir dan ragu-ragu sedikit yang dirasa adalah goyang karena keseimbangan yang berkurang.

Mungkin seharusnya dalam mengambil setiap keputusan harus seperti itu ya, merasa tenang, yakin dan tidak banyak berpikir yang membuat ragu-ragu.

Merasa tenang, tenang itu dirasa ? atau dipikir? hahahaaa, tau ah

Author: LR

mari bereksperimen dengan remahan kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s