krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Cara Menghemat Ongkos Kereta di Malaysia

2 Comments

Pengalaman beberapa kali ke Malaysia akhirnya membuat saya tau satu tips hemat ongkos kereta dari KLIA ke KL Sentral. Trik ini saya pelajari karena saya bolak-balik Cyberjaya ke KL Sentral (pusat kota).

Jadi, ketika sampai di KLIA, maka akan ada beberapa alternative transportasi menuju pusat kota :

  1. Uber Car
  2. Grab Car
  3. Kereta
  4. Bus -> untuk ini saya tidak tahu, karena tidak pernah pakai

Tarif menggunakan Uber Car dan Grab Car kurang lebih sama, beda tipis lah. Saya tidak pernah pakai Uber atau Grab dari bandara ke KL Sentral, karena tarifnya yang cukup mahal. Saya hanya pakai Uber atau Grab dari KLIA ke Cyberjaya. Estimasi saya jika menggunakan Uber atau Grab adalah :

Bandara – Cyberjaya = 24MYR
Cyberjaya – KL Sentral= 40MYR -> ini tarif ketika saya iseng cek sewaktu mau ke KL Sentral.
Jadi total kurang lebih 64MYR. Kalikan saja dengan kurs ringgit saat ini. Cukup mahal bukan.

Opsi kereta ada 2, yaitu KLIA Express dan (ini sangat cepat) dan KLIA Transit. Untuk KLIA Express tarif yang dibutuhkan adalah 55MYR, lumayan mahal sih, tapi sepadan dengan waktu tempuh (kurang lebih 45 menit saja).

Nah, jika mau berhemat, bisa pakai KLIA Transit, tapi jangan beli tiket langsung, karena ketika di loket lalu bilang sama petugasnya naik KLIA transit ke KL Sentral, maka akan diberi tiket KLIA Express. Jadi ke petugas bilangnya adalah KLIA Transit ke Cyberjaya/Putrajaya, maka cukup membayar 9,14 MYR. Kemudian setelah sampai di Putrajaya turun, keluar stasiun dan langsung menuju loket yang letaknya sebelahan dengan pintu keluar masuk kemudian beli tiket KLIA Transit tujuan KL Sentral, ini cukup membayar 14 MYR. So total yang dikeluarkan adalah 24MYR, lebih hemat 21MYR dibanding KLIA Express. Namun cara ini akan memakan waktu lebih lama dibanding dengan mengguanakan KLIA Express. Waktu itu saya harus menunggu 20-30 menit untuk kedatangan kereta berikutnya menuju KL Sentral. So, total waktu yang dibutuhkan 65-75menit.

Tapi menurut saya, meski saya harus menunggu 20-30 menit lebih lama, cara ini masih relatif lebih cepat dibanding menggunakan Uber atau Grab (kecuali drivernya bisa kebut-kebutan cem di film Fast to Furious) karena kata orang-orang jalanan suka macet.

So, tinggal pilih sih. Apakah menggunakan Uber, bisa langsung diantar ke tujuan. Atau kereta. Dan apakah 20-30 menitmu sepadan dengan 21MYR ketika itu?

Kalau waktu itu saya sih lagi selo dan irit, jadi nunggu 20-30 menit tidak masyalaaaaahhh. Hahahaaa

Setelah sampai di KL Sentral nanti bisa berganti transportasi sesuai tujuan. Ada LRT, monorail, atau baru menggunakan Uber/Grab.  Waktu itu karena tujuan saya adalah Apartment sepupu saya di daerah Sri Rampai, jadi langsung naik LRT. Tidak sampai 5 menit menunggu, sepertinya cukup banyak LRT yang ke arah tersebut 🙂

 

Author: LR

mari bereksperimen dengan remahan kata

2 thoughts on “Cara Menghemat Ongkos Kereta di Malaysia

  1. Bagusan naeik aerobus 11rm lgs kl sentral 🙂

    • Kata temen yang tinggal di sana memang ada alternative bus yg lbh murah dan busnya bagus, tapi blm sempet nyobain. Soalnya g suka naik bus. hahhahaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s