krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Belajar dari Kirana

Leave a comment

Hari ini kepo IG ibuk, mamak Kirana.


Saya copy paste caption-nya di sini :

  • Jadi kmren dia dikasi baju sama temennya titipan dr tantenya lubna..makasii ya tante putri.. ๐Ÿ™‚ ibuk blg bajunya dipake kalo dingin..soalnya tebel gt..kyk jaket..kata dia kyk di salju2..haha trus dia menanti ke salju2 krn mo pake baju itu..hahaha pdahal ntar pas musim dingin bsa dipake jga hihi

    Trus skrg kalo ditanya apa2 jawabannya ” nanti kalo babynya udah lahir”. Pdahal dia ga tau kapan baby nya lahir. Contoh ibuk blg ga bsa gendong kirana lama2 krn ada baby. Dia blg ” nanti kalo baby udah lahir..kirana gendong ibuk” dia menanti bsa digendong ibuknya kalo baby udah lahir. Kdang2 kita bsa belajar dr anak2. Menanti sesuatu yang dia inginkan dengan keyakinan pasti waktu itu akan datang..ga putus asa. Ga tau kapan..tapi hati yakin pasti datang. Pas ditanya waktu skolah jga. Kapan skolah? September. Pdahal dia ga tau dan gs ngerti kapan itu september. Tapi dia yakin dia suatu hari akan skolah. sptnya berdoa jga begitu..harus yakin suatu saat pasti dikabulkan. Ga tau waktunya. Tapi hati harus yakin pasti dikabulkan. Entah saat itu..lain waktu..atau diganti dengan kebaikan yang lain. ๐Ÿ™‚

Setuju sama ibuk, kadang-kadang (bahkan mungkin sering) bisa belajar dari anak-anak. Dalam hal ini dari Kirana, yang menanti dengan yakin dan sabar apa yang diinginkan. Meski g tau kapan. Hanya percaya bahwa pasti akan datang.

Harus diakui sih, keyakinan dan kesabaran seperti itu kadang yang justru di dalam orangย dewasa suka timbul tenggelam. Sama seperti iman, naik turun. Errrr.

Apa faktor lebih banyak yang dipikirkan dan ditahu oleh orang dewasa jadinya malah bikin hilang keyakinan dan kesabaran. Kalau anak kecil cenderung percaya saja, tidak banyak yang dikhawatirkan. Ha, nek mung golek alesan wae ra maju-maju dong. Hahhaaa

Intinya, percaya saja, sama yang di atas (sambil liat langit-langit kamar). Kalau kata orang Jawa :

“Gusti mboten sare, awak dewe wae sing keturon”

Percaya saja sama tangan-tangah ghoib-Nya yang akan memberi apa yang saya butuhkan (kalau bisa plus yang saya mau, hahaaa #kemaruk). Gak tau kapan. Pasti akan datang ๐Ÿ™‚

Dan besok kalau ada yang tanya “Kapan nikah?” Dijawab “Nanti, pasti nikah, kalau sudah ketemu calonnya?” Dah gitu aja. Kalau ada pertanyaan lanjutan yang menyebalkan, baru, gajul wae sing tekon. Lol ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™„

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s