krokettahu

menyelesaikan masalah dengan masalah

Kebetulan yang Menyenangkan

4 Comments

Hampir setiap orang pasti pernah ngerasa berada di hari yang sangat buruk, perasaan amburadul, kesal dan sangat marah lalu tiba-tiba mendapat kejutan yang aneh. Rasanya Tuhan dengan tangan-tangan ghoib-Nya menggerakkan malaikat tak bersayap dan bilang “Hei, jangan sedih, harimu tidak seburuk itu 🙂 !”
At least
sekali dalam hidup pasti pernah.

Malaikat tak bersayap, itu istilah lucu. Saya mengenalnya karena lagunya Dewi Lestari. Saya pikir, “Ah itu semacam istilah yang dipake buat mbribik” dan kemudian saya anggap angin lalu.

Umroh kemarin (ceritanya tentang umroh masih belum ada, lol), istilah itu muncul lagi. Sewaktu umroh, saya sekamar dengan 4 orang nenek-nenek. Saya yang paling belia (uhuk !!) di kelompok itu. Otomatis, ada hal-hal yang saya bisa lakukan untuk mereka. Dan Mbah Ujo (salah satu simbah) bilang, Allah mengirim malaikat berbentuk saya. Saya cuman ketawa dan bilang, “Opo sih mbah, mung ngono kui kabeh yo iso” dan lagi-lagi saya anggap angin lalu.

—–

Hari itu, perasaan saya amburadul sepanjang hari. Bisa dibilang sangat marah. Marah dengan keadaan yang jadinya membuat saya jadi sinis dan negative. Di kantor orang melihat baik-baik saja, padahal rasanya mau meledak. Saya cuman komat-kamit berdoa buat meredam dan berharap ada hal baik terjadi hari itu. Sampai sore harinya,

Oppa : Luk, di slack, ada yang nyari, gojek di bawah
Saya : Hah ? Gojek ? G pesen gojek
Oppa : Katanya anter barang
Saya : Apalagi ? Lagi gak belanja onlen
Oppa : Udah, turun aja, temuin dulu
Saya : Minta tolong Mas Sol aja.
Oppa : Turun aja sih
—–
Bapak Gojek : Halo mbak, mau nganter bunga
Saya : Bunga ? Salah kirim kali pak
Bapak Gojek : (Diem terus ngasih)
Saya : (Buka kantong, baca kartu) Eh, Pak, Tunggu, yang kirim siapa?
Bapak Gojek : G tau mbak, toko kembangnya
Saya : Mana coba liat (maksa liat apps bapak Gojek, cuman ada nama florsit-nya). Oh yauda. Makasih pak

Dan, yup. Tiba-tiba saya mendapat kiriman bunga tidak salah alamat (ada nama saya di greeting card nya). Lols.

Reaksi pertama adalah, What? Whoaaaa. Senang. Beberapa menit kemudian sadar. Wait? Siapa ya yang kirim? Maksudnya apa? Duka cita? Prihatin? Deg !! Curiga. Panik. Letakkan bunga, back to work. Gils, negative pisun. Lha mau gimana, lha wong lagi bad mood (pembelaan).

img_2248

Wajar kan curiga, itu item-item semua. Ye kan ? ye kan?

Beberapa jam kemudian, sudah tenang, kembali berpikir. Okay, this is creepy. Kontak florist, telpon berkali-kali gagal. DM via IG gak dibales (sampe sekarang, niat dodolan ra je). Kontak beberapa orang, g dapet jawaban. Pasrah.

Sampai dititik, kelelahan dan g mampu berpikir (karena emang banyak kerjaan sih :P). Sisa-sisa dopamin di awal ketika menerima bunga masih ada dan mulai bekerja. Jadinya saya lebih positive. Yauda terima aja, g sah mikir macem-macem, mungkin ada yang baik hati, care sama mbak-mbak ini. Hahahaa

Kalau dipikir dengan pikiran yang tidak terlalu rumit, balik lagi. Itu cara kerja Tuhan Yang Maha Asyik. Di antara hal buruk (yang mungkin cuman prasangka) masih banyak hal baik. Kita hanya perlu percaya pada-Nya. Dan dipikir-pikir, ternyata di sekeliling saya banyak malaikat tak bersayap (kalau ibu ya jelas to yo, she is always be no.1).

Dan entah kenapa, kalau mau dipikir dan disyukuri, banyak hal baik terjadi setelahnya. Malaikat lainnya mulai menampakkan diri. Halah.

Atau saya yang baru bisa lihat? Parbet dah. Hahahaaa. Apapun itu, terima kasih, kebetulan saya mengenal kalian dan saya merasa beruntung karena itu 🙂

  1. Sebut saja mas-mas selo yang baik hati, yang membuat saya berpikir lebih positive dan bersyukur mulai hari itu. Saya jadi kembali waras (sepertinya). I think so. Hahhahaa
  2. Si tukang tidur, yang bisa saya andalkan ketika keimanan saya sedang kobat kabit atau ngesot. “Sist, koe wes turu?” itu WA pembuka saya jam 11 malam (dan saya yakin doi ngebales sambil kriyip-kriyip). Pinjam istilahnya, kami biasa melakukan diskusi-diskusi absurd, obrolan-obrolan (sok) reflektif, gojegan berseling hinaan kejam waton muni yang sering terjadi di waktu-waktu g jelas, bisa tengah malam atau pagi buta. Bahkan ketika doi sedang menginap di tempat saya, bisa semalaman terjadi diskusi gak jelas.
  3. Betadine cair, yang sering bisa diajak impulsive sewaktu-waktu. “Sore ini ngapain? Jam 4 nonton Kartini yak di GI”. Padahal doi sedang latian nyetir dari IKEA yang macet parah dan kudu balikin mobil serta cuman punya waktu 3 jam. Atau semacam, “Hah? Pulang? Ke Taman Suropati yuk, jalan kaki aja (dari GI tengah malem)
  4. Nenek Lincah, makasih nek, atas pelukan di sore itu. Saya terharu pake banget. Hahahaaa. Ciehhh
  5. SA, saya bingung mbak, mau kasih nick name apa. Yang lagi-lagi, di saat saya sedang emosi, tiba-tiba di WA dan bilang, “Luk, menurut kamu mending mana (kasih referensi produk dari brand lokal kesayangan saya)?” Lalu tiba-tiba terakhir bilang, “Itu buat kamu, uda aku pesen. Selamat ulang tahun ya” Seneng banget lah, itu barang sudah pengen dibeli tapi gak jadi-jadi. Uda gak peduli ultahnya uda lewat sebulan lebih. Dan 2 hari kemudian datang 2 paket, ternyata brand kesayangan saya juga kasih gift. Hahhahaaa. OMG !! Double happy.
  6. Dst dst, kalau mau ditulis mungkin bakal panjang, padahal baru mulai dari hari itu saja. Hihihihi.

Selalu ada alasan pada setiap kejadian. Tuhan itu Maha Asyik, kita hanya perlu percaya dan bersyukur.

Author: LR

mari bereksperimen dengan remahan kata

4 thoughts on “Kebetulan yang Menyenangkan

  1. Kamu baca bukunya simbah Tedjo kah, Pi?
    Anyway, iya ternyata tanpa kita sadari ada malaikat tak bersayap di sekeliling kita ya, Pi 🙂

  2. Aku juga belum baca siy. Judulnya ada pada kalimat akhirmu, Pi.
    “Tuhan Maha Asyik” 🙂

    Hahaha iyaaaa, aku secret angel muu!

    • Whoaaa, peluk oyeng. Kebetulan yang mungkin bukan kebetulan, halah apa sih. Hidup itu banyak lucu nya ya yeng. Lanjut WA aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s