krokettahu

(bukan) rahasia raharasi

Tiket Impulsif – Kongkow Moscow #1

Leave a comment

Judulnya gini amat mbak? minta digaplok rame-rame ama netijen? sombong beud daaaahh. Kongkow impulsif ke Moscow.

G ada hujan, g ada angin, tiba – tiba pak bos nyamperin ke meja dan bilang kalau Thai Airlines lagi promo. Ke Eropah 5juta PP. Demi apaaaaahhhhhh. Langsung panik seketika, buka leptop liat-liat. Daaaann, ternyata biar 5juta berangkatnya harus berdua. BERDUA dong. Pacar kagak punya (kala itu), mo pigi sama sapa cobaaaa. Ama koper ??? Ya kaliiii. Langsung boardcast beberapa orang.

“Cong mo ke Eropa g? 5jt pp”
“Kapan?”
“September aja, yang ada longwiken nya”
“Kay, bayarin aja dulu. Ntr gw ganti”

“Rick, mo jalan-jalan ga? ke Eropa?”
“Yes. Ikut”

Betapa murah teman-teman beta. Wkwkwkwkwkk. Maka jadilah geng kongkow Moscow

IMG_20170903_152734.jpg

Ricky – Oye – saya. 2017

Dirasa kuota sudah cukup, limit cc masih memadai, langsung dah, browsing-browsing. Daaaaaannn, saya khilaf, saya khilaf,  saya khilaf. Terbelilah tiket Soekarno Hatta – Domodedovo. Yes, saya pilih Russia. Kenapa pilih russia? alasannya sederhana, karena Rusia hurufnya lucuuuuuu. OMG. Plakkkk !!! Mikirnya seru aja, ketempat yang bahasanya bahkan kita g tau, baca tulisannya juga ora mudeng. Hhaahhaa, Lol lol lol lol

Dan saya baru info ke Oye dan Ricky kalau tiket uda dibeli dan tujuan Rusia. Tanpa mereka tau. Dan, sungguh, sa punya teman oke punyaaaa. Mereka oke-oke saja. So impulsif bukaaaaan. Senangnya dalam hatiii ……. punya teman impulsif juga. Hahahha

Tiket dibeli bulan Maret dan pergi bulan September. Persiapan apa? bisa dibilang persiapannya mepet. Seperti orang Indonesia pada umumnya, mo dikasih waktu sepanjang apapun tetep weh, nyiapin visa baru bulan Agustus (dan bolak-balik kedutaan 6 kaliii), nyiapin itinerary seminggu sebelumnya.

Tadinya kami punya tujuan yang ambisius. Naik Trans – Siberian, mengunjungi 3 kota (Moscow, Kazan, St. Petersburg) dalam 9 hari (uda termasuk keberangkatan dan pulangnya), tapi setelah melihat map, dan kebodohan dalam pembelian tiket (pulang pergi dari bandara yang sama) makanya itu tidak mungkin. Bisa habis di jalan. Akhirnya kami memutuskan untuk membuat itinerary yang mainstream, Moscow dan St. Petersburg.

Itin Rusia V1

Ini itinerary v1.0. Fase kami ngumpulin tempat yang mau dikunjungi haha

Pesan moral, kalau mau backpack ke Rusia, sebaiknya pulang pergi jangan dari bandara yang sama. Misal, berangkat dari Moscow, balik dari St. Petersburg. Atau kalau mau, sekalian, berangkat dari Moscow terus naik Trans – Siberian, kunjungi daerah Siberia dan balik dari Mongolia. Beuuuuhhhh. Ngayal dulu bolehlah yaaaa.

Akhirnya kami memilih rute Moscow – St. Petersburg (naik pesawat) – Moscow (naik kereta).

Bisa dibilang kami serba mendadak. Itinerary, tiket pesawat Moscow – St. Petersburg dibeli h-4 hari dan tiket kereta St. Petersburg – Moscow dibeli h-2 hari. Kreziii, untungnya kami sama-sama tipe yang selo. Anw, ini jangan ditiru yak, bisa bikin dompet lebih tipis. Harusnya kalau beli tiket jauh-jauh hari bisa lebih murah (kayanya).

Oiya, kami backpack. Tidak menggunakan travel agent baik dalam mengurus visa maupun pas piknik kongkow. Dan saya rasa Rusia aman buat solo traveler, bahkan buat cewe. Terutama di Moscow.

Saya lebih suka Moscow daripada St. Petersburg. Kenapa? sebagai ibukota negara, Moscow lebih sepi daripada St. Petersburg. Moscow jauh lebih bersih. St. Petersburg agak jorok menurut saya. Di Moscow Orang-orangnya sedikit yang bisa berbahasa Inggris. Jadi lebih seru aja ketika ngobrol. Liat papan penunjuk jalan ataupun papan informasi yang minim bahasa Inggris. Meski orang-orangnya terlihat jutek, tapi aslinya baik. Sumpah. Ya setidaknya yang saya temui baik semua. Termasuk mas-mas hotel yang selalu bercelana kolor, dan menyapa “Bonjour” setiap pagi ketika kami sarapan bareng.

Mas-mas penjaga hotel di Rusia

Mas-mas penjaga hotel yang saya curigai pemilik hotelnya karena g pernah ganti shift

Itinerary di Moscow nyusul dipostingan lain ya.

Dari Moscow ke St. Petersburg kami naik pesawat yang sudah dipesan beberapa hari sebelum berangkat ke Rusia. Pesennya di https://ticket.utair.ru. Yes, kalau liat websitenya tulisannya kriting-kriting, karena pakai alfabet Kiril. Saya pun tak paham, yang pesen Ricky, sayapun heran, gimana dia bisa pesan. Yang jelas harga tiketnya 6.185 rubel. Waktu itu 1 rubel = 237 rupiah kurang lebih.

Oiya, waktu berangkat kami g bawa rubel, karena di money changer langganan, cieeehh, g ada rubel. Kami bawa usd dan baru ditukarkan disekitar hotel di Moscow.

Di Moscow kami menginap di Hotel Petrovka 17. Kenapa namanya Petrovka? karena letaknya di Petrovka Street, nomor 17 #sotoy. Bisa dibooking via booking.com (ini bukan sponsor, sumpah, berharap bisa disponsorin sih). Hotelnya nyaman, bersih, ada mesin cuci, hairdryer, ac/heater, kamar mandi hot and cold. Dan penjaganya ramah, meski kalau ngomong bahasa inggris terbata-bata, bahkan kami pakai google translate, thanks google, I love you. 

Penampakan pintu masuk hotel :

DSC07628

Pintu masuk hotel

Depan petrovka 17

Depan Hotel Petrovka 17 malem-malem

Buat yang backpack, ini hotel oke punya. Harganya?? Masih murah menurut saya. 1 kamar, 3 bed, 3 malam cuman 7.500 rubel, atau sekitar 1,7juta. Per-orang cuman bayar 600rebu lah ya buat 3 malam boookkk. Uda dapet sarapan pulak. Anw, bisa masak sih, kalau bawa indomie, atau beli di supermarket sekitar sana. Dan lokasinya pun deket dengan area wisata sekitar. Tinggal jalan bentar.

Lanjut ….. besok aja yah. Sa sudah ngantuk. Maapkeun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s