Tour to de Monas – Melihat Jakarta dari Atas

Dua tahun di Jakarta akhirnya ke Monas juga. Well, sudah pernah ke Monas satu kali, tapi tidak sampai atas. Hanya berkeliaran di sekitaran Monas.

Sekarang Monas dibuka sampai malam. Itu merupakan berita gembira, buat ku terutama. Karena rencana ke Monas di pagi hari hanya akan menjadi wacana akhir pekan seumur hidup. Secara, weekend itu memang paling enak kalau dihabiskan dengan bangun sedikit lebih siang dibanding biasanya ;p Continue reading “Tour to de Monas – Melihat Jakarta dari Atas”

Surat Uceng untuk Hugo

Buttutala, 22 Mei 2013

β€œ Halo Hugo aku senang sekali menerima hadiah dari Hugo, dan aku juga suka isi di dalam tas yang kamu kirim itu dan juga ada surat di dalam tas itu. Dan kami semua membuka surat itu dan isi surat itu ditulis pakai Bahasa Inggris dan kami tidak tahu apa artinya. Tapi Ibu Lukvi membacanya supaya kami semua mengerti isi surat itu Continue reading “Surat Uceng untuk Hugo”

Guru, digugu dan ditiru

Guru, digugu dan ditiru.
Kalimat itu ternyata benar adanya. Dan saya alami di sini. Salah satunya melalui anak muridku. Awal saya disini, saya pernah bertanya pada anak-anak apa cita-cita kalian, mereka menjawab tergagap. Bahkan ada yang tidak tahu, mau jadi apa nantinya. Dan kebanyakan dari mereka menjawab menjadi Guru atau pegawai Continue reading “Guru, digugu dan ditiru”

Nothing to lose

Rabu 12 Mei 2013 aku membawa anak murid laki-lakiku turun gunung untuk bertanding sepak bola dengan anak murid Pengajar Muda V Majene.

Pertandingan dilaksanakan di Salutambung selama satu hari full mulai pukul 08.00 sampai selesai.
Anak muridku mendapat undian nomor 6, yang artinya bertanding putaran 3. Melawan SDN 39 Manyamba, anak murid Tika (iya, Tika yusuf penyiar radio itu) Continue reading “Nothing to lose”

Hadiah Sunatan Massal

Sabtu, 18 Mei 2013 ada sunatan massal di Buttutala. Sembilan orang anak muridku yang di sunat semuanya laki-laki (saya perjelas di sini karena masyarakat disini juga memiliki kebiasaan melakukan sunat untuk anak perempuan mereka). Akan tetapi aku tidak bisa hadir pada hari dimana ke 9 muridku disunat. Continue reading “Hadiah Sunatan Massal”

Angkatlah Dunia !!

20130606-092040 PM.jpg

Bu Guru, bisa kuangkat dunia !!” Nurfadillah, kelas 5.

Kalimat sederhana, dan maknanya bisa lebih dari itu.

Belajarlah yang baik, suatu saat dunia ditanganmu itu akan berpidah ke bahumu. Ya, nanti ada saatnya kau bisa mengangkat dunia !!!

Uceng dan Qur’an baru

Uceng sangat rajin mengaji. Dia tidak pernah absen dari jadwalnya mengaji, seminggu 4 kali. Dan hari jumat, 5 April 2013 kemarin Uceng akhirnya sudah tamat Iqro. Sebagai hadiahnya, kuberikan dia sebuah Al-Qur’an. Dengan muka tersenyum berseri-seri sambil malu-malu khas yang dia miliki, Uceng menerima Al-Qur’an yang kuberikan. Continue reading “Uceng dan Qur’an baru”

Mereka dan Penggaris

Penggaris bukan hal yang asing bagi kita semua. Begitu juga dengan anak-anakku di SDN 33 Buttuala. Mereka sudah cukup akrab dengan penggaris. Sehari-hari mereka sudah terbiasa membuat garis dengan benda itu.

Akan tetapi, ternyata, penggaris bagi semua anak-anak SDN 33 Buttutala hanya digunakan untuk membuat garis. Continue reading “Mereka dan Penggaris”