Review Wedding MUA : Yaya Haryo

Saya : Kirim file price list MUA Yaya Haryo dan detail alat make up yang dipakai

Sinta : “Pake Shu Uemura,, bungkussss !!! “

Saya : “Menurutmu, mana penting. Invest di MUA apa photo ? Buat nikahan”.

Sinta : “Both. Tapi kalau peringkat, photo dulu baru MUA. Ibaratnya foto yang level very good dan MUA good aja gitu (emot ketawa)”.

Cewe mana sih yang gak pengen tampil flawless dan cetar di hari pentingnya?? Hampir semuanya. Baik itu mo tampilan manglingi, make up no make up, minimalis dan istilah lainnya, yang jelas pengen jadi pusat perhatian di hari spesial dong ya.

ezgif.com-optimize

Continue reading “Review Wedding MUA : Yaya Haryo”

Membuat Foto Prewed Sendiri

Akhirnya setelah tujuh bulan mengarungi kehidupan berumah tangga (cieee), terkumpul juga mood untuk nulis. Hahha dan kali ini saya akan nulis tentang foto prewed yang kami buat sendiri.

Salah satu printilan yang bikin rempong dalam rangka mempersiapkan pernikahan adalah foto prewed. Well, g wajib sih, cuman sering menjadi salah satu item yang harus dicentang di-to-do-list-persiapan-nikah. Terutama  buat cewe. Tanya kenapa??? Sayapun tak tahu. Hahahhaha.

Kalau ditanya, kenapa dulu pake foto prewed?? Alasannya simple, KITA GAK PUNYA FOTO BARENG BERDUA YANG PROPER. Jadi pengen punya aja !!! hahahaha. Jawabannya bikin kezel ya. Unfaedah.

Continue reading “Membuat Foto Prewed Sendiri”

Iwan Fals | Nyanyian Jiwa

Masih jadi favorite dari playlist Iwan Fals

Dan saya g ngerti, kenapa g ada di spotify. Hiks. Sad 🙁

La La Land

Bos saya termasuk jago marketing. Doi merekomendasikan La La Land. Katanya, film ini sudah dapet 7 penghargaan Golden Globes dan disutradarai oleh sutradara muda yang berumur 31 tahun, Damien Chazelle (yang juga bikin Whiplash, 2013) serta ini film calon Oscar yang sangat layak tonton. Lalu berangkatlah saya dan 6 teman kantor nonton La La Land.

Spoiler : musik, cinta, mimpi  Continue reading “La La Land”

Lagu Lawas

Saya suka mendengarkan musik, bisa dibilang apa saja saya dengarkan. Tipe yang gampang suka dengan nada, ritme dan tidak terlalu menaruh perhatian dengan lirik. Jika terdengar bagus, baru akan mencermati liriknya.

Dan kemarin karena mendengar Swaragama (the most favourite radio channel ever) Continue reading “Lagu Lawas”

Terima Kasih Banda Neira

Kemarin baru tau Banda Neira secara resmi bubar, dan gara-gara berita itu muncul di timeline IG terus cari tau lagu-lagunya. Uda lama denger tentang Banda Neira terutama dari Mpit, fans beratnya, cuman g pernah kepo lebih lanjut tentang lagu-lagunya. Baru beneran dengerin lagu mereka kemarin, setelah tau kalau mereka resmi bubar 🙁  Continue reading “Terima Kasih Banda Neira”

Membaca dan Menulis itu Terapi

Beberapa bulan ini saya kembali menekuni hobi membaca saya yang nyaris hilang sejak 2012 lalu.

Bisa dibilang tahun ini adalah rekor buat saya. Dimulai dengan perkenalan sebuah buku berjudul Sabtu Bersama Bapak (ini buku keren banget), karya Adhitya Mulya yang dikenalkan oleh Rakhma. Dari situ saya mulai melirik penulis-penulis Indonesia yang kekinian.

Continue reading “Membaca dan Menulis itu Terapi”

Pay It Forward

Pay it forward, film yang berhasil mencuci otak saya, film yang berkesan dan endingnya bikin nangis.

Nontonnya kalau g salah pas SMP atau SMA. Uda lama banget.

Film ini bercerita tentang ide seorang anak bernama Trevor yang mendapat tugas ilmu sosial. Trevor menamai proyeknya pay it forward. Dia mulai dengan ibunya sendiri, tetangga & orang yg baru dikenalnya. Continue reading “Pay It Forward”