Pay It Forward

Pay it forward, film yang berhasil mencuci otak saya, film yang berkesan dan endingnya bikin nangis.

Nontonnya kalau g salah pas SMP atau SMA. Uda lama banget.

Film ini bercerita tentang ide seorang anak bernama Trevor yang mendapat tugas ilmu sosial. Trevor menamai proyeknya pay it forward. Dia mulai dengan ibunya sendiri, tetangga & orang yg baru dikenalnya. Kalau orang yg ditolongnya merasakan sangat tertolong dan ingin membalas kebaikan, Trevor mminta orang tsb membalasnya dengan memberikan pertolongan yang berarti pula pada 3 orang lainnya, dan seterusnya, hingga (harapannya) kebaikan tersebut akan menyebar ke penjuru negeri.

You don’t pay back a favor, you pay it forward“.

Inti dari film itu adalah, sekecil apapun kebaikan yang sudah kita lakukan ke orang akan balik lagi ke kita suatu hari nanti.

Jadi, pas ditolong sama orang nih, kita saat itu hanya bisa bilang terima kasih. Nah buat membalas kebaikan orang yang pernah nolong kita, caranya adalah nolong orang lain lagi. Jadi akan buat suatu rantai kebaikan gitu deh, cieeeee. Dan nanti akan balik lagi.

Dan saya percaya dengan mekanisme semesta semacam itu, seperti halnya dengan the law of attraction.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *